Selasa, 27 Mei 2008
Kekasih Yang Selalu Ada
Tuhan . . .
Betapa indahnya,
Bia kau tukar cinta ini dengan surga
Batapa bahagianya
Bila Kau tukar rindu ini dengan pahala
Ah . . .
Di manakah dirimu kekasih hatiku?
Betapa sulitnya mencarimu
Di malam pekat ini
Betapa sulitnya mengejarmu
Di malam gelap begini
Brtapa mustahilnya aku mengis
Dalam pelukanmu
Mencurahkan duka laraku
Ah . . .
Tuhan . . .
Rasanya aku lebih mudah mencari-Mu
Rasanya aku lebih mudah bersua dengan-Mu
Rasanya aku lebih nyaman
Menangis dalam pelukan-Mu
Walau hari telah gelap gulita
Walau malam telah kelam
Sesungguhnya Engkau selalu ada.
Aku Bukan Pengemis Cintamu Kasih . . .
Tuhan . . .
Aku cinta dia.
Tapi aku tak mengaharap cintanya.
Yang kuharap adalah cinta-Mu
Tuhan . . .
Aku sangat syang dia
Namun sedikit pun
Aku tak mengharapa kasih sayangnya.
Yang kuharap adalah kasih-Mu
Tuhan . . .
Aku selalu merindkukannya setiap waktu
Namun aku tak pernah mengharap dia
Merindukanku.
Aku hanya mengaharap gelora rindu-Mu
Tuhan . . .
Aku adalah pengemis cinta
Dan kasih sayang-Mu
Bukan pengemis cinta kekasihku
Alat Apa saja yang mesti di bawa?????
Pendaki yang tidak mempunyai/membawa peralatan yang cukup, hanya akan menyebabkan dirinya bermasalah. ’
Perlatan minimun untuk pendakian :
- Baju hangat atau jaket
- Senter
- Sleeping bag
- Perlatan obat-obatan
- Pakaian anti air
- Tenda/bivak (jika berencana menginap)
Teknis Pendakian
Seluruh pengunjung diharuskan untuk membeli tiket masuk Taman Nasional. Jika pendaki ingin menadki sampai ke puncak atau bermalam di dalam Taman Nasional, pendaki harus memiliki izin khusus dari Visitor Center Cibodas, Selabintana Resort Office dan Gunung Putri Resort Office. Waktu pendaftaran masuk dari pukul 07.30 – 14.30 wib.
Selain itu para pendaki juga harus menyerahkan fhotocopy KTP, Passport, dan izin orang tua bagi yang berumur dibawah 17 tahun. Para pendaki juga bisa mendapatkan petunjuk dan informasi di Visitior Centre Cibodas. Jangan heran dan khawatir jika Petugas Tman Nasional akan memeriksa barang bawaan dan perizinan pendaki sebelum memasuki taman nasional.
Ada banyak hal yang harus diperhatikan oleh para pendaki (terutama para pendaki pemula) antara lain:
- Diharuskan mengikuti jalan setapak yang sudah ada, dilarang keras memotong jalan, yang mengakibatkan rusaknya jalan setapak yang sudah ada juga akan membahayakan pendaki itu sendiri.
- Dilarang membawa binatang peliharaan saat memasuki Taman Nasional.
- Dilarang membawa senjata api, (hanya satu pisau multi purpose untuk msatu kelompok yang diizinkan)
- Dilarang membawa dan menggunakan bahan deterjen yang akan mencemari sumber air.
- Dilarang membawa radio atau perlatan elektronik lainnya yang menimbulkan kebisingan. Untuk walkie-talkies perlu izin khusus untuk penggunaan di dalam Taman Nasional.
- Dilarang membuat api unggun, karena potensial menyebabkan kebakaran hutan.
- Dilarang mencorat-coret pohon dan bebatuan.
- Dilarang memetik bunga atau tumbuhan lain.
- Dilarang membunag sampah di dalam Taman Nasional, seluruh sampah dari perbekalan harus dibawa turun, dan kalau mau, pendaki juga disarankan untuk membawa sampah yang tercecer/ditemukan dijalan.
- Dilarang keras mencemari sumber air, dan jika mandi atau membersihkan badan dilarang memakai sabun atau bahan yang lainnya yang akan menyebabkan polusi.
- Harus melapor saat meninggalkan Taman Nasional kepada petugas ( sehingga tidak akan dianggap hilang yang yang membuat cemas petugas)
Rute Pendakian
Gerbang utama Gunung Gede adalah dari arah Cibodas, yang merupakan juga tempat Kantor Pusat Taman Nasional Gede-Pangrango. Jarak dari Bandung sekitar 89 km, sepanjang perjalanan kita akan menemukan pemandangan indah khas Jawa Barat. Selain dari Cibodas, kita juga bisa masuk melalui Pintu Gunung Putri. Bisa dicapai dari Cipanas atau Pacet.
Selain dari Cibodas dan Gunung Putri, kita juga bisa mendaki melalui pintu lainnya, dari sekitar Sukabumi, yaitu: Gerbang Bedegol (Lido, Sukabumi), Gerbang Selabintana, dan Gerbang Situ Gunung. Rute pendakian dari keriga gerbang ini tergolong sulit untuk pemula( dianjurkan untuk melalui Gerbang Utama Cibodas.
MENDAKI GUNUNG GEDE
Gunung Gede berada di Wilayah Taman Nasional Gede Pangrango. Terletak diantara tiga kabupaten, yaitu Kabupaten Bogor, Cianjur dan Sukabumi. Suhu rata-rata puncak berkisar 5ÂșC. Letak gerbang utama untuk masuk ke gunung ini adalah Cibodas dan Cipanas. Ada gerbang-gerbang lain yang berada di daerah Sukabumi, akan tetapi pada umumnya pendaki lebih memilih lewat Cibodas.
Gunung ini sangat populer bagi para pendaki di Jawa Barat, bahkan ketenarannya telah sampai ke luar pulau Jawa. Ada banyak sekali objek-objek yang menarik yang bisa dikunjungi, setiap akhir pekan gunung ini selalu dipenuhi pendaki dari Jabotabek dan Bandung.
Cibodas juga merupakan salah satu objek wisata yang banyak dikunjungi di setiap akhir pekan, di daerah ini terdapat Hutan Wisata Kebon Raya Cibodas. Di Cobodas ini kita juga bisa menemukan banyak sekali penginapan-penginapan kecil yang menawarkan sewa yang beragam. Bagi para pendaki yang berasal dari daerah yang jauh, sebaiknya menginap terlebih dahulu semalam di Cibodas dan memulai pendakian keesokan harinya. Pendaki sebaiknya memilih penginapan yang bersij, tenang, tarif menginapnya murah dan menyediakan berbagai keperluan mendaki.
Hampir seluruh hutan Gunung Gede didominasi oleh hutan tipe Sub-alpine, dan pada ketinggian 2.750 m dpl dapat kita temukan tumbuhan Javanese Eidelweiss. Gunung ini sangat menarik, sehingga kebanyakan pendaki di Jabotabek, Bandung dan Jawa Barat pada umumnya pernah mendakinya. Jika dibandingkan dengan saudaranya Gunung Pangrango, Gunung Gede lebih sering dan lebih banyak pengunjungnya.
